Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Cara Makan – Memiliki bayi yang sehat adalah keinginan setiap orang tua. Salah satu indikasi bayi yang sehat adalah memiliki berat badan yang ideal. Untuk mewujudkan hal ini, orang tua harus memberikan makanan penambah berat badan bayi yang tepat.

Ketika seorang bayi memiliki berat badan di bawah ideal, kemungkinan besar diakibatkan kurangnya asupan gizi yang seimbang. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan setiap  orang tua. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya orang tua memberikan makanan penambah berat badan bayiyang terbaik dan tepat.

Makanan penambah berat badan bayi

5 Jenis Makanan Penambah Berat Badan Bayi Terbaik

1. Air Susu Ibu (ASI)

Makanan penambah berat badan bayiterbaik khususnya bagi bayi di bawah usia 6 bulan adalah air susu ibu atau ASI. Sebaiknya ASI diberikan secara ekslusif tanpa pemberian makanan tambahan. Hindari juga pemberian susu formula kepada bayi berusia di bawah 6 bulan. Sebab, ASI satu-satunya sumber makanan terbaik bagi bayi. Karenanya, pola makan ibu harus diperbaiki, dengan senantiasa mengonsumsi makanan yang bergizi, sehat dan seimbang, agar kandungan ASInya berkualitas dan bisa menambah berat badan bayi.

2. Susu Formula

Makanan penambah berat badan bayi berikutnya adalah susu formula. Pemberian susu formula sebagai makanan tambahan untuk bayi sebaiknya hanya diberikan ketika si bayi sudah berusia 6 bulan. Perlu diperhatikan bahwa susu formula umumnya terbuat dari bahan dasar susu sapi. Karenanya, ibu harus memperhatikan reaksi si bayi setelah diberikan susu formula. Jika terkena diare, mencret, atau alergi seperti gatal pada kulit, sebaiknya ganti susu formula dengan susu non sapi seperti susu kedelai. Sangat dianjurkan orang tua berkonsultasi ke dokter anak tentang hal ini.

3. Keju

Makanan penambah berat badan bayi berikutnya adalah keju. Ketika bayi Anda sudah masuk pada usia 7-8 bulan, ia sudah siap diberikan tambahan makanan yang lebih padat. Cara memberikan keju sebagai makanan tambahan untuk si bayi adalah dengan memotong-motong keju seukuran jari untuk ia makan, atau yang sering diistilahkan dengan finger food. Keju juga bisa dijadikan sebagai snack yang menyehatkan bagi bayi Anda. Selain bermanfaat sebagai makanan penambah berat badan bayi, keju juga merupakan sumber kalsium yang sangat baik bagi pertumbuhan tulang bayi.

4. Minyak dan Mentega

Makanan penambah berat badan bayiberikutnya adalah mentega atau minyak zaitun. Mentega atau minyak zaitun sebaiknya hanya diberikan pada bayi berusia 6 bulan ke atas dan sudah mengkonsumsi makanan pendamping ASI non-susu. Ketika akan memberikan bubur saring yang terdiri dari daging dan sayuran, sebaiknya tambahkan 1-2 sendok teh minyak zaitun atau mentega encer ke dalam bubur tersebut. Kebutuhan lemak tubuh bayi Anda akan tercukupi dengan penambahan minyak zaitun dan mentega cair tersebut.

Baca Juga :

Cara Makan Sehat yang Harus Anda Pahami

5. Alpukat

Makanan penambah berat badan bayiyang terakhir kali ini adalah alpukat. Sebab, alpukat kaya akan lemak tidak jenuh yang sangat bermanfaat dalam menambah berat badan bayi Anda. Selain itu, menambahkan alpukat ke dalam menu makanan bayi Anda akan menyebabkan bayi semangat makan dikarenakan rasa enak yang ditambahkan oleh alpukat ke dalam makanan bayi.

Demikianlah informasi seputar 5 jenis makanan penambah berat badan bayi yang bisa saya sebutkan kali ini. Sebelum memberikan makanan tersebut, pastikan Anda sudah mengetahui kalau makanan tersebut tidak akan menyebabkan alergi pada bayi Anda. Jangan lupa untuk memperhatikan usia yang tepat untuk pemberian setiap jenis makanan di atas.