Informasi Seputar Food Combining

CaraMakan.com– Food Combining || Setiap dari kita tentu ingin agar tubuhnya senantiasa dalam keadaan sehat. Apalagi jika dibarengi dengan penampilan yang menarik, tentu menjadi nilai lebih pada diri kita. Nah, hal tersebut saat ini bisa diwujudkan dengan menerapkan pola makan sehat yang disebut dengan food combining.

Food combining adalah pola makan sehat yang pertama kali diperkenalkan oleh Dr. William Howard Hay di awal-awal tahun 1900an. Dengan pengalaman dan keahliannya sebagai seorang dokter bedah dan ahli kesehatan dari Amerika, Dr.William mengembangkan pola makan sehat ini dan terbukti sangat efektif.

Konsep dari food combining adalah memanfaatkan waktu cerna dari setiap makanan. Setiap makanan memiliki kandungan yang berbeda-beda, seperti karbohidrat, protein, lemak dan lain-lain. Nah, waktu cerna setiap makanan tersebut berbeda-beda berdasarkan setiap kandungan yang dimilikinya.

Beragam makanan yang dikonsumsi secara bersamaan atau dalam waktu berdekatan bisa menjadi sampah atau limbah dalam tubuh. Akibatnya tentu bisa menjadi penyebab munculnya berbagai jenis penyakit seperti diabetes, stroke,pengentalan darah, kanker, dan penyakit-penyakit lainnya. Nah, hal tersebut bisa dicegah dengan hanya mengkombinasikan makanan yang boleh dimakan bersama-sama atau yang diistilahkan dengan food combining.

Food Combining

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam food combiningyang berkaitan dengan kandungan makanan. Untuk lebih jelasnya akan saya detailkan di bawah ini :

1. Pati

Makanan yang mengandung pati ada yang alami dan buatan. Contoh makanan yang alami seperti beras merah, umbi-umbian, biji-bijian, sedangkan yang buatan seperti krupuk, roti, biskuit, dan sebagainya.

2. Gula

Karbohidrat pada pati berbeda dengan yang terdapat pada gula. Sebab, molekul yang terdapat pada gula lebih pendek sehingga bisa lebih cepat dicerna. Beberapa contoh makanan yang mengandung gula seperti selai, madu, buah-buahan segar, sirup, dan sebagainya.

3. Lemak

Lemak juga dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, lemak bisa memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bisa dirasakan lebih lama. Karenanya, sebaiknya jangan terlalu berlebihan ketika mengkonsumsinya. Beberapa contoh makan yang mengandung lemak seperti krim, mentega, minyak, dan susu.

4. Protein

Protein sangat bermanfaat bagi pertumbuhan. Beberapa contoh makanan yang mengandung protein seperti daging sapi, ayam, telur ayam, dan sebagainya.

5. Asam

Asam bisa mempengaruhi makanan lain jika dikombinasikan.

Beberapa unsur yang terkandung dalam makanan seperti yang disebutkan di atas sebaiknya dikombinasikan dengan kombinasi food combining, misalnya kombinasi makanan yang mengandung protein dan lemak, pati dan lemak, gula dan asam, lemak dan asam, dan kombinasi dari protein nabati.

Mudah bukan? Kalau masih bingung, gunakan saja patokan dasar yaitu mengkonsumsi food combining yang sudah disesuaikan. Kombinasi makanannya secara detail bisa Anda dapatkan melalui internet.

Baca Juga :

Cara Makan di Hanamasa

Siklus Pencernaan Untuk Memaksimalkan Food Combining

Prinsip food combining erat kaitannya dengan memaksimalkan waktu pencernaan makanan. Dalam tubuh manusia, sistem pencernaan memiliki waktu yang berlangsung secara dinamis setiap harinya. Adapun detailnya sebagai berikut :

1. Pukul 04.00 – 12.00

Di waktu ini tubuh sedang melakukan sistem pembuangan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak memakan apapun pada saat proses ini berlangsung.

2. Pukul 12.00 – 20.00

Di waktu ini tubuh melakukan proses pencernaan. Nah, inilah waktu yang paling tepat untuk memberikan asupan tubuh yang cukup berat, seperti makanan yang mengandung lemak dan protein. Tapi pastikan kombinasi yang digunaan adalah food combining.

3. Pukul 20.00 – 04.00

Di waktu ini biasanya tubuh kita beristirahat. Oleh karena itu, hentikan aktivitas makan di waktu ini. Manfaatkan untuk tidur agar energi tubuh bisa kembali digunakan pada proses penyerapan dan asimilasi.

Demikianlah informasi seputar food combining yang bisa saya bagikan kali ini. Dengan menerapkan metode ini dengan benar, berarti Anda sudah menempuh sebuah upaya dalam menjaga kesehatan. Semoga bermanfaat.